Kembali ke Artikel
Prosedur
28 September 2026
•
1 menit baca

Panduan Lengkap Job Safety Analysis (JSA) di Indonesia

Panduan Lengkap Job Safety Analysis (JSA) di Indonesia

Pengenalan Job Safety Analysis (JSA)

Job Safety Analysis (JSA) adalah metode sistematis untuk membedah tahapan pekerjaan, mengidentifikasi bahaya di setiap langkah, dan menentukan kontrol pencegahan sebelum pekerjaan dieksekusi.

Peraturan dan Standar K3 di Indonesia

Penerapan JSA didasarkan pada UU No. 1/1970, PP No. 50/2012, Permenaker No. 5/2018, dan Permenaker No. 38/2016.

Langkah-langkah dalam Melakukan JSA

Meliputi 7 langkah terstruktur: Pemilihan pekerjaan, pemecahan langkah kerja, identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, dokumentasi JSA, serta toolbox meeting sebelum kerja.

Contoh Penerapan JSA di Lapangan

Penerapan praktis pada pekerjaan pengelasan pipa, pekerjaan di ketinggian, dan pengangkatan beban alat berat.

Peran JSA dalam Meningkatkan Keselamatan Kerja

Mencegah kecelakaan proaktif, standardisasi SOP aman, dan meningkatkan kepatuhan APD di lini depan.

Kesimpulan

JSA adalah alat fundamental dalam SMK3 untuk memastikan setiap pekerjaan berisiko tinggi diselesaikan dengan aman.

Sumber & Referensi

SNI BSN, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Mahaka Institute, dan Synergy Solusi.

Butuh Konsultasi K3 Lebih Lanjut?

Tim Rekapura siap membantu kebutuhan pelatihan dan riksa uji K3 Anda.

Konsultasi Sekarang